Friday, April 12, 2013

MODEL PEMBELAJARAN MEA ( Means Ends Analisys )







Pembelajaran akan sangat membosankan jika kita tidak melakukan variasi dalam pelaksanaannya. Sekarang saya akan berbagi tentang model  MEA (Means Ends Analisys). Semoga model  MEA (Means Ends Analisys) ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi teman-teman dalam proses belajar mengajar.



MEA (Means Ends Analisys) adalah variasi dari pembelajaran dengan pemecahan masalah dengan sintaks: sajikan materi dengan pendekatan pemecahan masalah berbasis heuristic, elaborasi menjadi sub-sub masalah yang lebih sederhana, identifikasi perbedaan, susun sub-sub masalah sehingga terjadi koneksivitas, pilih strategi solusi

Kelebihan model MEA (Means Ends Analisys) adalah :
  1. Melatih siswa untuk mengelaborasi setiap kejadian
  2. Berpikir dan bertindak kreatif.
  3. Memecahkan masalah yang dihadapi dengan sikap kritis
  4. Mengidentifikasi dan melakukan pengamatan
  5. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
  6. Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tanggap.
  7. Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dunia kerja.
Kelemahan model pembelajaran MEA (Means Ends Analisys) sebagai berikut.       
  1. Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain.
  2. Tidak semua mata pelajaran dapat menggunakan model MEA
  3. Perlu penguasaan materi oleh guru yang menerapkan model pembelajaran ini.
Semoga postingan mengenai Model MEA (Means Ends Analisys) dapat bermanfaat...



No comments:

Post a Comment