Friday, June 21, 2013

MODEL PEMBELAJARAN COMPLETE SENTENCE

Teman-teman, sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru. Kita berharap pembelajaran yang akan kita lakukan pada masa yang akan datang lebih bermakna dan bermanfaat bagi peserta didik kita. Salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah adalah Bahasa Indonesia. Beberapa guru ada yang kurang menyukai mata pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, bagi guru kelas di Sekolah Dasar meskipun ia tidak menyukai mata pelajaran Bahasa Indonesia ia tetap harus mengajarkannya kepada peserta didik. Bagi guru yang menyenangi mata pelajaran Bahasa Indonesia tidak akan menjadi masalah, karena guru tersebut pasti sudah mempunyai banyak  cara agar pembelajaran menjadi menyenangkan. Sekarang saya akan membagikan Model pembelajaran complete sentence bagi guru yang kurang menyukai mata pelajaran Bahasa Indonesia. Karena model ini dapat dengan mudah kita terapkan. Untuk lebih jelasnya baca artikel di bawah ini ya....



Model pembelajaran complete sentence adalah model pembelajaran mudah dan sederhana di mana siswa belajar melengkapi paragraf yang belum sempurna dengan menggunakan kunci jawaban yang tersedia.

Langkah-langkah / Sintaks Model pembelajaran complete sentence, yaitu:
1.      Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
2.      Guru Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan waktu secukupnya.
3.      Guru membentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen.
4.      Guru membagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap.
5.      Siswa berdiskusi untuk melengkapi kalimat yang belum lengkap
6.      Siswa berdiskusi secara berkelompok.
7.      Presentasi.
8.      Jawaban yang salah diperbaiki.

9.      Kesimpulan

Model pembelajaran complete sentence mempunyai kelebihan / keunggulan, diantaranya:
v Meningkatkan kerjasama siswa dalam kelompok

v Siswa dilatih untuk berani dan percaya diri karena harus tampil mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

Model pembelajaran complete sentence mempunyai kelemahan / kekurangan antara lain:
v Sedikit membosankan, karena dalam proses pembelajaran hanya di isi dengan kerja kelompok dan diskusi.

v Tidak bisa melihat kemampuan tiap-tiap siswa karena mereka bekerja dalam kelompok.

Semoga postingan mengenai "Model pembelajaran complete sentence" ini dapat bermanfaat....

No comments:

Post a Comment